Kursus Jaringan Wifi

Kursus Jaringan Wifi

Jaringan rumah nirkabel membawa banyak manfaat – semua keluarga dapat mengakses Internet secara bersamaan, Anda dapat menggunakan laptop di mana saja dalam radius jaringan nirkabel, membebaskan Anda dari kendala fisik, Anda tidak perlu memasang kabel Cat-5 di seluruh rumah (tidak ada lubang di dinding juga!) – tetapi jaringan WiFi juga membawa masalah keamanannya sendiri. Rekomendasi berikut merinci langkah-langkah yang harus diambil untuk meningkatkan keamanan jaringan WiFi Anda.

1. Letakkan titik akses di posisi tengah

Sinyal WiFi memancar dari router atau titik akses, sehingga memposisikan perangkat akses secara terpusat mungkin mencapai dua tujuan. Pertama, memastikan bahwa sinyal WiFi akan menjangkau semua area di rumah Anda, dan kedua akan meminimalkan jumlah kebocoran sinyal di luar properti Anda. Ini penting untuk meminimalkan kemungkinan akses drive-by ke sistem Anda. Jika sinyal Anda dapat diakses oleh seseorang di jalan, sinyal dapat dideteksi dan dieksploitasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan jika keamanan jaringan Anda tidak memadai, mereka bahkan dapat mengakses informasi rahasia Anda.

2. Aktifkan Skema Enkripsi untuk perangkat di jaringan Anda

Semua peralatan WiFi mendukung beberapa bentuk enkripsi yang membuat pesan yang dikirim melalui jaringan nirkabel kecil kemungkinannya untuk dibaca oleh entitas eksternal. Skema enkripsi yang tersedia bervariasi, dengan WEP menjadi yang terlemah (dan tertua) dan WPA – dan sekarang WPA2 – menjadi lebih kuat dan lebih baik. Anda tidak dapat mencampur dan mencocokkan, karena semua perangkat WiFi di jaringan Anda harus menggunakan skema enkripsi yang sama. WEP mungkin tidak sebaik pengaturan WPA, tetapi ingatlah bahwa ini jauh lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali.

3. Pilih Nama Pengguna default baru dan Kata Sandi Administrator

Access Point atau Router adalah jantung dari jaringan WiFi rumah. Ini berasal dari pabrik dengan nama pengguna dan kata sandi administrator default. Produsen mengatur nama pengguna dan kata sandi akun di pabrik. Akun admin memungkinkan pengguna untuk memasukkan alamat jaringan dan informasi akun. Nama pengguna biasanya berupa kata admin atau administrator. Kata sandi biasanya kosong atau terdiri dari kata “admin”, “publik” atau “kata sandi”. Peretas sangat menyadari default ini dan jika Anda tidak mengubahnya, ada bahaya besar membiarkan jaringan Anda terbuka untuk diakses oleh penjahat. Segera setelah Anda menyiapkan titik akses atau router, ubah nama pengguna dan kata sandi admin dan sebaiknya ubah secara teratur, misalnya setiap 30 hingga 60 hari.

4. Ubah nama SSID default

Produsen titik akses dan router WiFi biasanya mengirimkan produk mereka dengan nama jaringan default (SSID). SSID adalah singkatan dari Service Set Identifier, yang merupakan urutan 32 karakter yang secara unik mengidentifikasi LAN nirkabel. Dengan kata lain, SSID adalah nama jaringan nirkabel. Agar perangkat nirkabel dapat terhubung ke jaringan nirkabel, ia harus mengetahui SSID dari jaringan nirkabel tersebut. Jika Anda mencolokkan router nirkabel atau titik akses dan membiarkan SSID default, tidak perlu waktu lama bagi penyerang untuk menentukan apa itu SSID. Segera setelah Anda mengonfigurasi titik akses atau router Anda, ubah SSID menjadi nama unik yang sulit ditebak.

5. Nonaktifkan SSID Broadcasting

Penyiaran SSID oleh titik akses atau router Anda terjadi setiap beberapa detik dan dimaksudkan agar pengguna dapat menemukan, mengidentifikasi, dan menyambung ke jaringan wi-fi. Jika Anda memiliki perangkat nirkabel, fitur ini memungkinkan Anda untuk menemukan jaringan mana yang berada dalam jangkauan, dan apa namanya. Ini adalah langkah pertama untuk menghubungkan ke jaringan WiFi. Namun, fitur ini tidak diperlukan di jaringan rumah, dan tidak diinginkan karena memungkinkan entitas eksternal menemukan SSID jaringan Anda. Sangat disarankan agar pengguna jaringan rumah menonaktifkan fitur ini untuk meningkatkan keamanan jaringan wi-fi Anda.

6. Aktifkan pemfilteran Alamat MAC

Fungsionalitas yang dikenal sebagai pemfilteran alamat Kontrol Akses Media (MAC) menggunakan perangkat keras fisik komputer. Setiap komputer memiliki alamat MAC yang unik. Pemfilteran alamat MAC memungkinkan administrator jaringan memasukkan daftar alamat MAC yang diizinkan untuk berkomunikasi di jaringan. Ini juga memungkinkan administrator jaringan untuk menolak akses ke alamat MAC apa pun yang tidak diizinkan secara khusus ke jaringan. Metode ini sangat aman, tetapi jika Anda membeli komputer baru atau jika pengunjung rumah ingin menggunakan jaringan Anda, Anda harus menambahkan alamat MAC mesin baru ke daftar alamat yang disetujui.

Ikuti KURSUS GRATIS WIFI