Ekonomi Indonesia di KUASAI oleh GOOGLE…? pertanda BAIK atau BAHAYA…?

Mahirclosing news – hai pembaca saat ini bukankah segala macam bentuk aktifitas kehidupan kita sudah ketergantungan oleh Google, jika saat ini kamu merasa hal serupa, maka saat ini juga kamu baru sadar setelah membaca tulisan saya ini dengan serius. Mari lihat sebuah sistem ekonomi Indonesia yang sudah di kendalikan oleh perusahaan raksasa google. Mungkin lebih identiknya bukan di kendalikan, tetapi sudah ketergantungan akan sebuah sistem buatan orang bule ini.

Apa itu Systemnya ….?

YES, Google . Siapa disini yang tidak kenal google..! segala macam bentuk aktifitas kamu, pasti semua kamu cari tahu di google, bukan. YA, jika memang google adalah sebagai wadah tempat orang-orang mencari informasi, membuat berita, menyebarkan barang jualannya, dan lain-lain. Maka secara tidak sadar Indonesia sudah ketergantungan ekonomi digital yang di ciptakan oleh perusahaan Google, bukan..?

YES, SAAT ini negara tercinta kita Indonesia sudah ketergantungan sistem ekonomi Google. JIKA memang google sebagai wadah tempat bertukar informasi, dan semua database sistem sudah ketergantungan oleh google, MAKA tanpa di sadari oleh pemerintah Jokowi Indonesia sedang mengalami regulasi ekonomi Digital.

Tidak hanya itu saja, bahkan Transpotasi konvensional seperti angkutan umum saja sudah di kuasai oleh penyedia layanan Aplikasi semacam go-jek, dan Grab. kedua aplikasi ini menjadi RAJA ekonomi. Jelas saja penulis mengatakan kedua Aplikasi ini adalah raja.

Itu mengapa banyak sekali orang-orang yang ketergantungan hidup melalui media aplikasi saja. Coba sebutkan berapa banyak orang-orang yang telah tergabung ke aplikasi tersebut untuk mencari rejeki. . . ? Tentu hampir 70% orang Indonesia sekalipun dia bekerja di perusahaan, untuk menambah uang sampingan Ia mendaftarkan dirinya ke pihak aplikasi online ini.

KEBUTUHAN RAKYAT INDONESIA.

Dengan kebutuhan rakyat Indonesia yang semakin dasyat ini, maka tak heran dalam peningkatakan penduduk Indonesia yang setiap bulannya kita di sebut negara yang jumlah kemiskinannya juga cukup banyak. Tetapi alangkah bersyukurnya kita saat ini Aplikasi semacam Go-jek sudah membantu ekonomi Indonesia. Dan tanpa anda sadari saat ini ekonomi sendiri pun hanya di atur oleh sebuah media yang di namakan APLIKASI.

Betul tidak …?

YA itulah sebuah contoh positifnya yang dapat kamu baca sekarang ini. YA, sekarang mari anda bayangkan.. JIka saat ini Google telah menyediakan fasilitas Google maps, maka penyedia aplikasi semacam gojek / grab pun memanfaatkan layanan maps google ini secara gratis bukan..?

JIKA tanpa kamu sadari sebuah sistem algoritma google telah mengetahui kemajuan ekonomi Indonesia, bukankah sekarang ini ekonomi kita sedang di dikte oleh negara yang menciptakan Google..?

Detik ini kamu HARUS mikir …?

Jika sistem google sudah mengetahui perkembangan ekonomi Indonesia, MAKA detik ini hari ini negara kita ini sedang di control system ekonominya oleh negara yang menciptakan Google. YES negara Indonesia secara sistematis sedang dalam monitoring oleh negara luar yang ingin tahu kemajuan ekonomi Indonesia.

Berfikir Seperti Negara Tertutup

Baiklah sekarang penulis akan sebutkan negara-negara yang memblokir google…!

  • Cina
  • Rusia
  • Korea Utara
  • Kuba
  • Iran
  • Suriah
  • Dll

Mari kita bahas secara leluasa YA. JIKA memang IYA negara maju seperti CHINA memblokir google, maka saat itu negara china sudah menyadari bahwa ada sesuatu di balik perencanaan sistem yang di buat oleh Google itu sendiri.

Tentu BENAR , bukan..? artinya negara china menutup akses mereka dari pemantauan negara yang menciptakan perusahaan google itu sendiri, maka secara hakekatnya negara china tidak mau di dikte dengan ketergantungan sistem yang di buat oleh negara bule ini.

Berarti jika sejak lama negara china sudah mengetahui ada sebab dan akibat di blokirnya pihak perusahan google ini datang ke negara mereka. Maka saat itu negara china sadar kalau cuma search engine berbasis google saja mah mereka mudah untuk membuatnya. Secara pemerintah mereka mendukung yang namanya berbau perkembangan internet.

OK mari sekarang kita sadari negara kita yang tercinta ini yang di pimpin oleh Presiden Jokowi. JIKA memang presiden jokowi sadar Indonesia ketergantungan sistem oleh negara yang menciptakan google, lalu mengapa tidak di buat search engine semacam google.. ?

Apakah Indonesia kurang mampu masalah DANA …? LALU kemana semua anggaran yang begitu besar, seperti anggaran pendapatan belanja negara, anggaran pemungutan pajak, dan lain-lain. begitu besar anggaran yang di peroleh negara Indonesia. Masa sih hanya cuma menyediakan anggara untuk membangun perusahaan semacam Google aja Indonesia tidak mampu.

Katanya negeri kita ini KAYA RAYA, katanya negeri kita ini sudah sebagai jembatan ekonomi SDA bagi negara luar, lalu mau sampai kapan negara kita ini ketergantungan sistem oleh pihak luar. saya ulangi sekali lagi MAU SAMPAI KAPAN …?

Mau sampai ekonomi kita di kendalikan secara totalitas oleh negara luar …? Mau sampai secara tidak sengaja ekonomi digital kita di jajah oleh negara luar …? mau sampai kapan negara kita di bodohi oleh sistem yang seperti ini … ?

JIKA negara Indonesia membanggakan perusahaan ini, maka bagaimana kabarnya dengan negara maju …? yang udah gak peduli lagi dengan sistem yang di ciptakan oleh orang bule itu sendiri.

MARI BAYANGKAN JIKA INDONESIA PUNYA SEARCH ENGINE

YA, mari bayangkan jika indonesia punya website search engine semacam Google itu sendiri, maka besar kemungkinan ekonomi kita secara digital tidak di kendalikan oleh google. Bila negara Indonesia tidak ketergantungan sistem lagi. MAKA tentu saja saat-saat itulah negara kita sudah terlihat semakin DASYAT perkembangannya.

Itu jelas akan terjadi, tetapi mau sampai kapan di tunggunya supaya semuanya itu terjadi sebagai mana mestinya yang akan terjadi nantinya. JIKA indonesia saat ini memiliki pusat perdagangan digital semacam Marketplace (tokopedia, shoope, bukalapak,dll) maka negara Indonesia sudah memiliki aset digital sebagai mall online.

DAN dalam siaran persnya saja mereka juga butuh dukungan kok. . .mau lihat…? cek videonya di bawah ini …

Di video di atas tercetus pada menit 0:24 – 0-41 pemerintah kesulitan mengendalikan ekonomi digital dalam mengatur regulasinya. Oleh karena itu Indonesia sedang fokus dalam membangun infrastruktur ekonomi digital.

JIKA memang IYA saat ini ekonomi digital sudah memiliki Asosiasi sendiri dan lembaga sendiri. MAU kah kamu mendukung pendidikan Indonesia dalam mencapai Pendidikan yang berbasis EKONOMI DIGITAL….?

Saat ini sudah ada loh kampus yang fokus dalam mempraktekan ekonomi digital, dan bahkan standarisasinyapun sudah mengacu pada Kurikulum Ekonomi Digital yang di sebut Digital Marketing. JIKA kamu berminat membangun sekolah Digital, maka kesempatan terbatas buat kamu berMITRA dengan ITECH sebagai wadah tempat menciptakannya SDM yang berpotensi mengarah ke regulasi ekonomi digital.

YA, Amos sebagai orang kedua pencetus ide gagasan standarisasi kurikulum ekonomi digital, yang artinya semua jenis SKL mata kuliahnya mengarah ke ekonomi digital. Sebab Amos sendiri adalah seorang Praktisi Master Ekonomi Digital yang sudah 15 tahun berkecimpung di dunia ini.

Bagi anda yang berminat ingin menjadi INVESTOR dan BERMITRA
silahkan [klik disini]

Share informasi terbaru ini untuk semua SDM Indonesia melek intelektual ekonomi digital. Terimakasih